Tuesday, November 12, 2013

Upah buruh naik, pengusaha furnitur banyak gulung tikar

Ketua Umum Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Taufik Gani mengakui kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2014 sangat memberatkan. Kenaikan upah buruh membuat banyak pengusaha mebel dan furnitur gulung tikar lantaran tidak mampu membayar karyawan.
Tahun ini, Taufik yakin semakin lebih banyak anggotanya yang gulung tikar karena permintaan kenaikan upah buruh yang sangat tinggi.
"Industri skala besar masih ada yang kuat. Tapi kan Asmindo 80 persen UKM. Tahun 2012 banyak yang tutup, akan banyak yang tutup lagi (2013)," kata Taufik ketika ditemui di Best Western Hotel, Mangga Dua, Jakarta, Senin (11/11).
Dia meminta ada pengecualian untuk industri padat dalam penerapan kebijakan kenaikan UMP. Dalam pandangan pengusaha kecil, upah termasuk hal yang sensitif.
"Padat karya jangan disamakan dengan industri elektronik dan otomotif. Kalau kita kerajinan harganya hanya Rp 15.000. Harus dipikirkan itu," katanya.
Pengusaha kecil berencana melakukan negosiasi sendiri dengan para buruhnya. "Pengrajin kecil banyak tidak mampu, biasanya mereka negosiasi dengan karyawan. Karyawan tidak mengerti ya mengundurkan diri," tutupnya.




Sumber : merdeka.com

No comments:

Post a Comment