Monday, November 18, 2013

Apindo Cimahi Berharap Buruh tak Mogok Kerja

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Cimahi berharap, rencana buruh untuk melakukan aksi mogok daerah tidak terjadi. Jika dilakukan, aksi mogok tersebut akan menyebabkan banyak pihak yang dirugikan.

Ketua Apindo Kota Cimahi Roy Sunarya mengatakan, sebaiknya buruh tidak melakukan aksi mogok kerja. Katanya, apa yang dilakukan buruh itu sudah memaksakan kehendak.

"Akibat mogok itu perusahaan akan mengalami kerugian," tegas Roy saat dihubungi wartawan, Minggu (17/11/2013). Bahkan bukan hanya perusahaan yang mengalami kerugian, jelasnya, semua pihak secara keseluruhan akan mengalami kerugian.

Jika perusahaan tidak berproduksi, maka negara secara otomatis tidak akan mendapatkan pemasukan pajak. Selain itu, dengan adanya aksi tersebut, masyarakat juga akan mengalami kerugian dengan terganggunya berbagai macam aktivitas.

Dia mengatakan, untuk memperjuangkan UMK tidak harus selalu dengan mogok kerja dengan harapan ada tekanan kepada pengusaha atau pemerintah. Menurutnya, semua ada aturannya.

"Sebaiknya kalau mau menyampaikan aspirasi disampaikan dengan cara yang lain bukan dengan demo atau mogok," ujarnya.

Mengenai besaran UMK yang ditawarkan kalangan pengusaha sebesar 90% KHL, pihaknya membantah. Katanya, angka itu sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada. Untuk daerah yang kemampuan ekonominya sudah mapan, maka upah harus sesuai KHL.

"Kalangan pekerja kan memiliki wakil di Dewan Pengupahan, kalau mereka sudah tidak percaya wakilnya buat apa ada wakilnya," ucapnya.




Sumber : inilahkoran.com

No comments:

Post a Comment