Thursday, November 7, 2013

Wapres Harap Investor Bisa Maklumi Aksi Buruh


Wakil Presiden Boediono di depan ratusan investor lokal dan asing mengomentari demontrasi buruh yang marak belakangan ini sebagai bagian dari demokrasi dan masih berjalan dengan damai.

"Akhir-akhir ini telah ada peningkatan aktivitas pekerja untuk menuntut upah yang lebih baik. Saya pikir demonstrasi damai dan bahkan pemogokan harus diterima sebagai bagian dari demokrasi kita," kata Wapres Boediono saat memberikan sambutan dalam Indonesia Investment Summit 2013 di Jakarta, Kamis (7/11).

Hadir dalam acara itu antara lain Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar serta ratusan investor asing dan lokal.

Boediono meyakini di depan para investor bahwa demo buruh yang marak semata-mata demi kepentingan terbaik semua pihak, dalam upaya mencari formula terbaik untuk kepentingan tenaga kerja, pengusaha, dan bangsa.

Dia juga mengatakan demo tersebut masih dalam aturan hukum yang berlaku dan penegakan hukum terus dijalankan.

Wapres juga menyoroti mengenai ketersediaan sumber daya manusia yang terlatih dan pemerintah menyadari sepenuhnya bahwa kekurangan tenaga kerja dengan keterampilan yang tepat akan menjadi hambatan serius dalam tahun-tahun mendatang.

"Pemerintah sangat menyambut usulan dari masyarakat bisnis tentang bagaimana untuk bersama-sama mengantisipasi masalah ini," tutur Boediono.

Boediono menjelaskan mengenai kemampuan Indonesia mempertahankan pertumbuhan di atas 6%, tapi tahun ini pertumbuhannya akan lebih rendah karena kondisi beberapa produk ekspor utama tidak memuaskan. Sekalipun periode tersebut, Boediono yakin tren pengangguran dan tingkat kemiskinan akan turun.

"Kami tidak akan mengubah komitmen untuk kebijakan fiskal dan moneter yang bijaksana agar aman serta terjaga stabilitas keuangan dan ekonomi secara keseluruhan," kata Wapres.



Sumber : metronews.com

No comments:

Post a Comment