Friday, November 15, 2013

FSPM Bali Datangi DPRD Bali Tolak Penetapan UMP 2014

Federasi Serikat Pekerja Mandiri (FSPM) Bali mendatangi gedung DPRD Bali karena menolak keputusan besaran UMP Bali 2014 Rp 1.321.000. Mereka mengadu ke dewan untuk memberikan rekomendasi agar disampaikan kepada Gubernur Bali.

"Kami datang ke dewan untuk memberian rekomendasi DPRD Bali untuk segera mengadakan pertemuan dengan instansi terkait agar benar-benar dapat memutuskan UMP yang layak. Agar Gubernur memikirkan kesejahteraan rakyatnya," kata Ketua FSPM Bali Anak Agung Sagung Ratmudiani, Denpasar, Jum’at (15/11).


Mereka yang melakukan audensi di DPRD ditemui oleh Ketua komisi IV Nyoman Parta dan anggota juga dihadiri Dewan Pengupahan, mengaku bahwa UMP 2014 yang disetujui oleh Dewan Pengupahan dinilai masih rendah mengingat Bali sebagai daerah wisata dunia dengan biaya hidup yang cukup tinggi. Apalagi daerah lain mengalami kenaikan yang signifikan.

"Hari Senin(18/11) kami akan berusaha memfasilitasi untuk bisa ketemu dengan Gubernur Bali. Minimal jika Gubernur berhalangan, bisa dengan pak Wakil Gubernur. Tetap kami akan upayakan untuk bisa memenuhi tuntutan para pekerja," kata Ketua Komisi IV DPRD Bali, Nyoman Parta.

FSPM mengusulkan UMP Bali yang layak bagi pekerja adalah kisaran nilai Rp 1,7 juta – Rp 2,3 juta. Dengan kedatangan mereka ke DPRD Bali agar meminta Gubernur menolak rekomendasi dari Dewan Pengupahan untuk kemudian dikonsultasikan terlebih dahulu dengan staf ahlinya dan semua elemen masyarakat untuk mendapatkan keputusan yang baik untuk semua pihak.




Sumber : jaringnews.com

No comments:

Post a Comment