Friday, November 15, 2013

Buruh Harap Gubernur Sepakati UMK Cianjur

Sekretaris DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jabar Anan Kosasih mengapresiasi Pemkab Cianjur yang mengakomodasi tuntutan buruh mengenai UMK. Hal ini juga tidak terlepas dari perjuangan buruh selama dua hari dengan menggelar aksi unjuk rasa damai di Komplek Pemkab Cianjur.

"Keputusan ini adalah hasil keringat dan perjuangan teman-teman. Kita tunggu nanti keputusan di tingkat gubernur pada tanggal 21 November nanti. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Cianjur terutama kepada bupati," beber Anan.

Ketua DPC KSPSI Kabupaten Cianjur Asep Saepul Malik menambahkan, desakan agar tuntutan upah minimun sebesar Rp1,5 juta segera disetujui Bupati Cianjur itu tidak terlepas dari kebutuhan yang saat ini dirasakan sangat memberatkan buruh. Nilai tuntutan itu sendiri sudah berdasarkan kelayakan hidup. "Jika hanya Rp1,1 juta kami nilai tidak layak karena harga-harga kebutuhan saat ini terus naik," ungkapnya.

Menurut Asep, pihaknya tidak akan begitu mempedulikan jika nantinya ada gugatan dari pihak Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) terkait tuntutan tersebut. Artinya, pihaknya lebih mementingkan nasib dan kesejahteraan buruh dulu.

"Kita lihat dulu konteks gugatannya seperti apa. Tapi bagi kami yang paling penting itu tuntutan kami dipenuhi pemerintah," sebutnya.

Kabag Humas dan Keprotokolan Setda Kabupaten Cianjur Jejen Jaenudin mengatakan, aksi demo yang dilakukan ribuan buruh di Komplek Pemkab Cianjur tidak menghambat pelayanan publik. Artinya, buruh yang menyampaikan aspirasinya juga merupakan masyarakat yang perlu dilayani.

"Pelayanan berjalan seperti biasa. Hanya memang lalu lalang sedikit terhambat karena buruh berada di halaman. Pada intinya kami akan mengakomodasi siapapun yang ingin menyampaikan aspirasi asalkan tidak dengan cara-cara anarkistis," kata Jejen.




Sumber : inilahkoran.com

No comments:

Post a Comment