Friday, November 15, 2013

Buruh Kecewa Sikap Bupati Mojokerto

Perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) menuding Bupati Mojokerto, Mustafa Kamal Pasa tak punya sikap. Tudingan dilontarkan karena orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto ini mengirim dua rekomendasi usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Mojokerto 2014, yakni usulan Apindo dan buruh.

Pertemuan yang digelar eksekutif dengan perwakilan buruh di ruang SBK Pemkab Mojokerto tak dihadiri Bupati Mojokerto. Wakil Bupati Mojokerto, Choirun Nisa mengatakan, dua rekomendasi usulan UMK 2014 sudah dikirim ke Gubenur Jawa Timur, Soekarwo. "Dua rekomendasi usulan UMK 2014 sudah dikirim tanggal 13 kemarin," ungkapnya, Kamis (14/11/2012) tadi siang.

Dua rekomendasi usulan UMK 2014 tersebut masing-masing dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apinda) sebesar Rp 1,7 juta dan Rp 2,4 juta dari serikat buruh. Perwakilan buruh mengaku kecewa, pasalnya selain tak ditemui Bupati, buruh juga meminta rekomendasi usulan UMK 2014 satu usulan bukan dua usulan.

"Kita kecewa, sebagai pemimpin tapi Bupati tidak bisa menemui kita. Tahun 2012, 10 aksi hanya satu kali ditemui. Tahun 2013 tetap seperti ini, padahal Bupati kita pilih sebagai pemimpin kita berharap Bupati bisa menemui kita tapi lagi-lagi Wabup yang menemui kita," ungkap salah satu perwakilan buruh.

Sebelumnya, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mojokerto melakukan aksi unjuk rasa di depan Pemkab Mojokerto, Kamis (14/11/2013). Bersama federasi anggota lainnya, mereka merekomendasikan usulan  Upah Minimum Kabupaten (UMK) Mojokerto 2014 sebesar 140 persen dari Kebutuhan Hidup Kayak (KHL).



Sumber : beritajatim.com

No comments:

Post a Comment