Saturday, November 23, 2013

Demo Buruh, Perisai Negeri Siap Jaga Bandara dan Fasilitas Umum di Batam

Aksi unjuk rasa ribuan massa buruh Batam yang akan dilaksanakan selama empat hari mulai, 25 hingga 28 November 2013 mendatang disebut akan menutup fasilitas umum seperti bandara, pelabuhan laut dan kawasan industri mendapat reaksi dari pemuda tempatan yang tergabung dalam Perisai Negeri.

Koordinator Perisai Negeri, Said Andy SBQ mengatakan langkah ini bertujuan untuk membantu aparat keamanan dan pemerintah dalam menjaga kondusifitas Kota Batam, sebab rencana unjuk rasa buruh yang disebut akan menutup fasilitas umum sama saja akan membuat Batam menjadi tak aman bagi warga negara asing dan pelaku usaha bisnis.


"Jika buruh ingin berunjuk rasa silakan saja, tapi jangan sampai menutup akses fasilitas umum yang ada, apalagi seperti bandara, pelabuhan dan kawasan industri," tegas Andy.

Dia menjelaskan, sebenarnya aksi unjuk rasa ini hanya dimainkan oleh sekelompok oknum buruh dan ditunggangi pihak-pihak yang ingin membuat keamanan Kota Batam agar menjadi tak kondusif.

"Rencana menutup fasilitas umum ini hanya dilakukan oleh oknum buruh yang ingin Batam tak kondusif, memangnya salah apa lokasi publik itu, yang diperjuangkan buruh selama inikan masalah UMK 2014, kenapa akses publik yang ditutup," jelasnya.

Masih kata Andy, untuk memperjuangkan UMK 2014 yang selama ini mereka perjuangkan seharusnya perwakilan buruh harus lebih intelek dan elegan, bukan dengan menutup fasilitas umum.

"Ini malah anggota dewan pengupahan yang mengatasnamakan buruh hendak menutup fasilitas umum. Kami akan berada terdepan menjaga fasilitas umum ini agar tak dimasuki mereka saat demo nanti," ujar Andy.



Sumber : batamtoday.com

No comments:

Post a Comment