Saturday, November 23, 2013

Ratusan karyawan tuntut 'kuasai' lahan parkir di DTC

Ratusan pekerja menuntut pusat perbelanjaan Depok Trade Centre (DTC), Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok. Kedatangan mereka menuntut agar pihak manajemen tetap mempekerjakan mereka dan diberikan hak kuasa untuk mengelola parkir.

"Kita ini warga pribumi, masa bekerja di tempat sendiri tidak boleh. Kita siap mengikuti aturan manajemen, asal diberi kekuasaan untuk mengelola. Selama ini, setoran tetap lancar," terang koordinator aksi Sony Cakel, Jumat (22/11/2013).

Menurutnya, penyebab aksi karyawan diawali dengan pemutus hubungan secara sepihak pengelolaan parkir dan digantikan oleh perusahaan lain. Mereka tidak terima dengan perusahaan lain yang mengusir pekerja lama.

Pihaknya akan melakukan aksi sampai tuntutan terpenuhi dan izin tidak masuk kerja sampai tujuh hari. Dirinya terpaksa melakukan aksi karena dalam pertemuan dengan pihak manajemen mengalami deadlock.

"Memang ini permasalahannya pada pengelolaan parkir di DTC yang pekerjanya warga pribumi. Karena terancam tak dipekerjakan, sebagai bentuk solidaritas semua ikut demo. Seperti security, teknisi, penjaga parkir, dan lainnya. Kita siap mengelola dengan sistem sewa atau mengikuti manajemen," terangnya.

Sementara itu, salah satu pekerja Lianti mengaku, sudah sembilan tahun bekerja menjaga parkir. Tiap bulan, ia menerima Rp 1,250 juta. Namun, dana kesehatan dan tunjangan tidak didapatkannya. "Kita berharap agar tetap bisa bekerja dan diperhatikan," pintanya.




Sumber : sindonews.com

No comments:

Post a Comment