Friday, November 1, 2013

Buruh Dibacok dan Ditusuk Ormas Pemuda Pancasila saat Demo di Cikarang

Organisasi Buruh Konfederasi Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan ada belasan buruh dirawat di rumah sakit akibat luka-luka karena bentrok dengan ormas Pemuda Pancasila. Buruh dibacok, ditusuk dan dipukul dengan besi dan kayu.

Hal itu dikatakan Presiden KSPI, Said Iqbal di Kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Kamis (31/10) malam. Said mengatakan aksi brutal Pemuda Pancasila itu terjadi di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,

"Ada 7 orang luka serius, sementara 11 orang lainnya luka ringan. Menurutnya, 17 orang dirawat di RS Hosana Medika Cikarang di antaranya 2 orang mengalami luka tusuk dibagian pingang kiri, 5 orang terkena luka bacok di pungung, kepala dan paha, 1 orang mengalami luka patah tangan, 2 orang ditusuk dibagian pingang kiri sedalam 3 cm, 7 orang diseret dan dibacok dan dipukul dengan besi dan balok," terang Said.

Said menerangkan aksi brutal itu terjadi tiba-tiba. Buruh menuntut Kapolres Kabupaten Bekasi Kombes Isnaini dipecat dari jabatannya. Sebab secara sengaja melakukan aksi pembiaran sekelompok pereman membawa balok, samurai, golok dan melakukan tindakan kekerasan dengan membacok, memukul dan merusak kendaraan buruh. Buruh memberikan waktu 3 harii agar Mabes Polri mencopot Kapolres Kabupaten Bekasi.

"Buruh akan bertempur habis-habisan terhadap aksi pemukulan massa buruh, karena telah menodai aksi mogok nasional yang berlangsung secara tertib dan damai," kata dia.

Said menjelaskan aksi buruh hari ini berlangsung tertib dan damai. Sebanyak 2 juta buruh di seluruh Indonesia melakukan mogok nasional di 150 provinsi, secara umum target mogok nasional tercapai 3 profinsi sudah mendapatkan kesepahaman dengan pemerintah. Di EJIP cikarang sebanyak 700 ribu orang, dan pulogadung 200 ribu orang lebih. Jumat (1/11) besok buruh akan kembali melakukan demo dan mogok kerja.

Sementara sebelumnya beredar kabar ada 4 buruh yang tewas dari bentokan itu. Hanya saja Juru Bicara Polda Metro Jaya, Rikwanto mengatakan kabar itu tidak benar.

"Tentang info yang beredar mengatakan adanya buruh tewas, itu tidak benar alias hoax. Cuma memang ada dua orang buruh luka bacok dan sedang dirawat di rumah sakit," klaim Rikhwanto saat Jaringnews mengkonfirmasinya.


Sumber : jaringannews.com

No comments:

Post a Comment