Tuesday, October 29, 2013

Demo mogok nasional, buruh Tangerang lumpuhkan Jalan Raya Serang

Ratusan buruh dari berbagai elemen di Kabupaten Tangerang berdemonstrasi, menuntut pemerintah membenahi jaminan sosial. Mereka nekat memblokir Tol Bitung. Namun, upaya mereka gagal karena sejumlah anggota kepolisian telah memblokade mereka sehingga tidak sampai masuk ke tol.

"Buruh perlu perlindungan dan perlu kesejahteraan, sehingga kami mendesak agar kenaikan UMK 50 persen untuk tahun depan," kata koordinator demo, Koswara di lokasi, Tangerang, Senin (28/10).

Karena tak berhasil memblokir pintu tol, buruh kemudian melumpuhkan Jalan Raya Serang, Kabupaten Tangerang yang berdekatan dengan pintu Tol Bitung.

Buruh menginginkan UMK di Provinsi Banten kembali naik dari Rp 2,2 juta menjadi Rp 3,7 juta. "Kami menolak upah murah. Selain itu, kami juga mendesak agar Presiden SBY menghapuskan Inpres Nomor 9 tahun 2013 tentang mekanisme penentuan UMK," katanya.

Buruh juga menentang sistem kerja alih daya (outsourcing). Ketua Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) itu mengatakan, pihaknya menuntut pemerintah untuk membenahi jaminan sosial terhadap buruh.


Sumber : merdeka.com

No comments:

Post a Comment