Tuesday, November 26, 2013

Persiapan BPJS, 26 Puskesmas Dikucuri Rp 21,3 Miliar

Guna mempersiapkan pelayanan Badan Penyelengaraan Jaminan Sosial (BPJS) Pemkab Semarang berencana mengucurkan anggaran Rp 21,3 miliar melalui APBD penetapan 2014. Dana tersebut kedepan akan dialokasikan untuk mendukung pelayanan di 26 puskesmas.
Ketua Badan Anggaran DPRD Kabupaten Semarang, Bambang Kusriyanto menyebutkan, bila dirinci alokasi tersebut akan dibagi menjadi dua bagian. Di antaranya Rp 11,3 miliar untuk mendukung pelaksanaan program jaminan sosial di 26 puskesmas dan Rp 10 miliar rencananya akan digunakan untuk Puskesmas di Tengaran.

"Kami sudah setujui alokasi dana itu. Untuk Puskesmas Tengaran disamping alat kesehatan, nantinya akan ditambah ruangannya dengan cara memperluas lahan," ujar Bambang, Senin (25/11).
Pihaknya berharap, Pemkab Semarang bisa menyiapkan sarana dan prasarana pendukung BPJS termasuk mempersiapkan sumber daya manusianya. Pasalnya, jika dilihat ketentuannya ada 155 jenis penyakit yang harus ditangani melalui program BPJS.
"Program Jamkesmas dan Jamkesmas masih berlaku hingga 2016. Kekurangan tenaga medis harus dipenuhi dahulu agar tidak menghambat pelayanan pasien," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong menjelaskan, Puskesmas Tengaran nantinya akan menjadi puskesmas super. Artinya sarana dan tenaga yang ada bisa melayani kebutuhan dasar BPJS. Dengan demikian, pihaknya menganjurkan ada penambahan tempat tidur dan peningkatan kualitas pelayanan terhadap pasien.
"Puskesmas Tengaran bukan sebagai rumah sakit, karena kalau rumah sakit nantinya tidak bisa menerima 155 jenis penyakit. Harapan saya, nantinya masyarakat Kabupaten Semarang bagian selatan akan mudah mendapatkan layanan kesehatan," jelasnya.





Sumber : suaramerdeka.com

No comments:

Post a Comment