Wednesday, February 5, 2014

Pabrik Sepatu Terbakar, Buruh Pilih Libur

 Buruh pabrik sepatu PT Indoprima di Kelurahan Meri, Kota Mojokerto, Jawa Timur, memilih meliburkan diri setelah pabrik tempatnya bekerja diamuk si jago merah, Senin malam, 3 Februari 2014.  "Tidak semua gudang terbakar sih, tapi asap bekas kebakaran mengganggu pernapasan. Makanya kami sementara tidak kerja," kata salah satu buruh, Komariah, Selasa, 4 Februari 2014.

Meskipun belum ada pemberitahuan dari manajemen pabrik, banyak buruh yang memilih tidak bekerja. Penyebab kebakaran pabrik sepatu dan sandal tersebut masih diselidiki Kepolisian Resor Mojokerto Kota. "Kami meminta bantuan Laboratorium Forensik Polri Cabang Surabaya untuk melakukan penyelidikan," kata Kepala Kapolres Mojokerto Kota Ajun Komisaris Besar Wiji Suwartini. Kepolisian juga masih meminta keterangan sejumlah orang yang mengetahui awal mula terjadinya kebakaran.


Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini karena peristiwanya terjadi pada malam hari saat di luar jam kerja. Belum diketahui muasal api. Tahu-tahu api sudah menyambar bahan baku sepatu dari kulit, karet, plastik, dan busa.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah berjibaku lebih dari dua jam kebakaran baru bisa diatasi. Padamnya api menyisakan asap mengepul dari gudang bahan baku.

Diperkirakan kerugian PT Indoprima mencapai puluhan hingga ratusan juta. Kerugian paling besar berasal dari dua gudang yang ludes dilalap api. Namun, manajemen PT Indoprima sendiri belum bisa dikonfirmasi perihal kerugian yang diderita.

Hingga Selasa siang ini, asap bekas kebakaran masih mengepul meskipun api sudah padam. Bau asap yang menyengat menggangu penghuni pemukiman setempat. "Baunya menyengat, mungkin karena dari bahan kulit yang terbakar," kata Totok, salah seorang warga Perumahan Griya Permata Meri.



Sumber : tempo.co

No comments:

Post a Comment