Naiknya biaya tenaga kerja membuat kinerja keuangan PT Hero Supermarket
Tbk (HERO) tertekan. Perusahaan ritel ini melaporkan adanya penurunan
laba bersih sebesar 2% dari Rp 223 miliar pada kuartal III-2013 menjadi
Rp 219 miliar di akhir September 2013.
"Penurunan laba bersih disebabkan oleh peningkatan biaya tenaga kerja
menyusul kenaikan signifikan upah minimum, biaya utilitas yang lebih
tinggi akibat dari pengurangan subsidi bahan bakar minyak dan biaya pra
pembukaan gerai baru IKEA," ujar Direktur Keuangan HERO Lai Saye Chuan
ketika ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa
(12/11/2013)
Showing posts with label Untung Hero Terpangkas 2%. Show all posts
Showing posts with label Untung Hero Terpangkas 2%. Show all posts
Wednesday, November 13, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)