Seribuan buruh dari berbagai organisasi seperti Federasi Perjuangan
Buruh Indonesia (FPBI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman Gedung Sate Jalan
Diponegoro, Rabu (20/11/2013). Mereka meminta supaya Gubernur Jabar
Ahmad Heryawan menetapkan upah yang layak untuk buruh. Mereka menyatakan
menolak upah murah.
Dalam aksinya para buruh menyanyikan lagu
Indonesia Raya dan Halo-halo Bandung. Mereka juga membawa bendera
berbagai organisasi buruh. "Pak Gubernur, tolong jangan berikan upah
murah. Mohon dibukakan pintu hatinya. Ini untuk kesejahteraan warganya,"
ujar salah satu perwakilan buruh yang naik ke mobil bak terbuka untuk
orasi.
Showing posts with label Tolak Upah Murah. Show all posts
Showing posts with label Tolak Upah Murah. Show all posts
Wednesday, November 20, 2013
Monday, November 18, 2013
Tolak Upah Murah, Puluhan Ribu Buruh `Modar` Hari Ini
Meski besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) telah diputuskan Gubernur DKI
Jakarta, perlawanan buruh untuk menuntut kenaikan lebih besar dari Rp
2,4 juta per bulan terus berlanjut.
Ribuan buruh rencananya bakal menggelar Mogok Daerah (Modar) di beberapa wilayah pada hari ini (18/11/2013). Aksi ini akan terus dilakukan sampai tuntutan buruh dikabulkan.
"Hari ini jam 10.00 WIB kami akan kembali melakukan aksi menolak upah murah dan menuntut revisi upah minimum yang layak," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja (KSPI), Said Iqbal di Jakarta, Senin (18/11/2013).
Ribuan buruh rencananya bakal menggelar Mogok Daerah (Modar) di beberapa wilayah pada hari ini (18/11/2013). Aksi ini akan terus dilakukan sampai tuntutan buruh dikabulkan.
"Hari ini jam 10.00 WIB kami akan kembali melakukan aksi menolak upah murah dan menuntut revisi upah minimum yang layak," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja (KSPI), Said Iqbal di Jakarta, Senin (18/11/2013).
Subscribe to:
Posts (Atom)