"Memang ada penolakan-penolakan dari Apindo, akan tetapi kita tetap mengacu kepada keputusan Wali Kota, jika gubernur juga menolak atau menurunkan angka dari apa yang telah dituliskan oleh wali kota, berarti memancing kemarahan kami. Akan ada 'Batam Membara Jilid 2' dan kita akan buat lebih besar dari tahun 2011," ujar Imanuel seolah mengingatkan kembali aksi rusuh dua tahun lalu, Kamis (21/11/2013).
Showing posts with label Soal UMK 2014. Show all posts
Showing posts with label Soal UMK 2014. Show all posts
Friday, November 22, 2013
Soal UMK 2014, Serikat Buruh Sebut Gubernur Kepri Penentu Kondusivitas Batam
Serikat buruh yang hadir mengikuti rapat
pembahasan rekomendasi upah minimum kerja dan upah kelompok di Hotel
Halim Tanjungpinang, Kamis (21/11), mengultimatum Gubernur Kepulauan
Riau bahwa dialah penentu kondusivitas di Batam.
Ketua
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
Kepulauan Riau, Imanuel D. Purba mengatakan hal tersebut akan terjadi
jika Gubernur tidak menyetujui atau menurunkan angka yang ditetapkan
oleh Wali Kota Batam.
"Memang ada penolakan-penolakan dari Apindo, akan tetapi kita tetap mengacu kepada keputusan Wali Kota, jika gubernur juga menolak atau menurunkan angka dari apa yang telah dituliskan oleh wali kota, berarti memancing kemarahan kami. Akan ada 'Batam Membara Jilid 2' dan kita akan buat lebih besar dari tahun 2011," ujar Imanuel seolah mengingatkan kembali aksi rusuh dua tahun lalu, Kamis (21/11/2013).
"Memang ada penolakan-penolakan dari Apindo, akan tetapi kita tetap mengacu kepada keputusan Wali Kota, jika gubernur juga menolak atau menurunkan angka dari apa yang telah dituliskan oleh wali kota, berarti memancing kemarahan kami. Akan ada 'Batam Membara Jilid 2' dan kita akan buat lebih besar dari tahun 2011," ujar Imanuel seolah mengingatkan kembali aksi rusuh dua tahun lalu, Kamis (21/11/2013).
Subscribe to:
Posts (Atom)