Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Buruh Mogok Nasional (ABMN)
dan Serikat Pekerja Kahutindo, serta organisasi mahasiswa, menduduki
halaman kantor Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis
(21/11/2013). Mereka menuntut upah minimum kerja (UMK) sebesar Rp 2,4
juta karena sesuai dengan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota
Samarinda.
Tak puas hanya dengan menduduki kator wali kota,
ratusan orang tersebut menggelar aksi dangdutan. Semua berjoget sembari
berorasi meminta besaran UMK sesuai dengan usulan mereka. Tak
tanggung-tanggung, mereka membawa dua mobil pikap berisi sound system dengan enam alat pengeras musik. Lagu yang diputar adalah sebagian dangdut koplo.
Showing posts with label Buruh "Dangdutan" di Depan Kantor Wali Kota. Show all posts
Showing posts with label Buruh "Dangdutan" di Depan Kantor Wali Kota. Show all posts
Friday, November 22, 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)