Sunday, November 24, 2013

Ini besarnya upah buruh Banten yang ditetapkan Ratu Atut

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/kota (UMK) tahun 2014 untuk tujuh daerah di Banten. Sementara Kabupaten Serang belum mengusulkan besaran upah buruh, sehingga belum diputuskan.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Provinsi Banten Ubaidillah mengatakan penetapan UMK tujuh kabupaten/kota tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Banten No 151/Kep.582-Huk/2013 tanggal 22 November tentang penetapan Upah minimum kabupaten/kota se-Provinsi Banten tahun 2014. Demikian dikutip antara.

Saturday, November 23, 2013

Demo Buruh, Perisai Negeri Siap Jaga Bandara dan Fasilitas Umum di Batam

Aksi unjuk rasa ribuan massa buruh Batam yang akan dilaksanakan selama empat hari mulai, 25 hingga 28 November 2013 mendatang disebut akan menutup fasilitas umum seperti bandara, pelabuhan laut dan kawasan industri mendapat reaksi dari pemuda tempatan yang tergabung dalam Perisai Negeri.

Koordinator Perisai Negeri, Said Andy SBQ mengatakan langkah ini bertujuan untuk membantu aparat keamanan dan pemerintah dalam menjaga kondusifitas Kota Batam, sebab rencana unjuk rasa buruh yang disebut akan menutup fasilitas umum sama saja akan membuat Batam menjadi tak aman bagi warga negara asing dan pelaku usaha bisnis.

Pemko Medan Usulkan UMK Rp1,8 Juta per Bulan

Demi meredam aksi demonstrasi buruh yang terus berlanjut, akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Medan mentapkan angka upah minimum kota (UMK) sebesar Rp1,8 juta per bulan.
“Sudah saya tanda tangani berkasnya, dan sekarang sedang diproses oleh Gubernur,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan, Dzulmi Eldin sesaat sebelum menutup acara rapat evaluasi kinerja Triwulan III di Grand Aston Hotel, kemarin (20/11).
Mengenai jumlah, Eldin masih enggan menjelaskan secara gamblang. Pria berkacamata ini hanya menyebutkan usulan UMK tahun 2014 mendatang di atas Rp1,8 juta per bulan. “Lebih sedikit lah dari Rp1,8 juta,” ucapnya sembari menebar senyuman.