Aspelindo bagikan selebaran ke pabrik-pabrik. Kampanye anti serikat pekerja?
Selebaran itu dibagikan ke pabrik – pabrik. Tepatnya pada tanggal 30
Oktober 2013. Hanya satu hari, sebelum mogok nasional akan digelar di
150 Kabuparen / Kota yang ada di Indonesia. Isinya, adalah sebuah
himbauan provokatif, yang pada intinya untuk mencegah agar mogok kerja
nasional urung dilakukan. Tak hanya itu, disinyalir, selebaran itu juga
menjadi bagian dari kampanye anti serikat pekerja.
Saya akan menceritakan kepada kalian, apa isi selebaran yang mereka
bagikan. Oleh karena itu, pelankan debar didada. Akan lebih baik jika
Anda duduk santai. Ambil secangkir kopi, atau apalah itu, yang penting
Anda bisa merasa nyaman saat membacanya nanti.
Dan mari kita baca perlahan:
Tuesday, November 12, 2013
Kekerasan Terhadap Buruh (3): Kejahatan yang Direncanakan
Dan ketika melakukan sosialisasi dengan damai pun, kami diserang.
Disebuah negara demokrasi, dimana hak untuk berkumpul, berorganisasi dan menyampaikan pendapat dengan lisan dan tulisan diberikan tempat, tentu patut dipertanyakan ketika ada sekelompok orang yang mencoba menghalang-halangi. Apalagi jika itu dilakukan dengan kekerasan. Itulah sebabnya, kekerasan, apapun bentuknya, harus menjadi musuh bersama.
Lebih jauh lagi, rasanya sulit untuk dimengerti, jika tindakan mereka itu tanpa motif apa-apa.
Disebuah negara demokrasi, dimana hak untuk berkumpul, berorganisasi dan menyampaikan pendapat dengan lisan dan tulisan diberikan tempat, tentu patut dipertanyakan ketika ada sekelompok orang yang mencoba menghalang-halangi. Apalagi jika itu dilakukan dengan kekerasan. Itulah sebabnya, kekerasan, apapun bentuknya, harus menjadi musuh bersama.
Lebih jauh lagi, rasanya sulit untuk dimengerti, jika tindakan mereka itu tanpa motif apa-apa.
Kekerasan Terhadap Buruh (2): Kejahatan yang Direncanakan?
Muspida Kabupaten Bekasi adakan pertemuan mengantisipasi mogok nasional.
Spanduk bertuliskan “Mengantisipasi Mogok Nasional” itu terpasang didepan. Ia seperti hendak memberitahukan. Bahwa disini adalah tempat untuk mendiskusikan agar mogok nasional tidak akan terjadi
Tulisan didalam spanduk itu cukup mengejutkan. Lagi pula, didalam undangan, pertemuan di Hotel Grand Zurry tanggal 26 Oktober 2013 itu adalah untuk menciptakan kondusifitas di Kabupaten Bekasi. Mengapa bisa berubah menjadi diskusi tentang mogok nasional?
Spanduk bertuliskan “Mengantisipasi Mogok Nasional” itu terpasang didepan. Ia seperti hendak memberitahukan. Bahwa disini adalah tempat untuk mendiskusikan agar mogok nasional tidak akan terjadi
Tulisan didalam spanduk itu cukup mengejutkan. Lagi pula, didalam undangan, pertemuan di Hotel Grand Zurry tanggal 26 Oktober 2013 itu adalah untuk menciptakan kondusifitas di Kabupaten Bekasi. Mengapa bisa berubah menjadi diskusi tentang mogok nasional?
Subscribe to:
Posts (Atom)