Thursday, December 12, 2013

Karyawan Pabrik Kusuma Mulya Mogok Kerja

Ratusan karyawan pabrik Kusuma Mulya, Solo, melakukan aksi mogok kerja mulai Rabu (11/12/2013). Hal ini mereka lakukan karena tuntutan pengangkatan sebagai karyawan tetap bagi 95 karyawan tidak kunjung dipenuhi oleh pemilik perusahaan.
Pimpinan Serikat Pekerja Kusuma Mulya, Pujiyanto mengatakan, para karyawan yang saat ini masih menyandang status kontrak telah bekerja minimal selama lima tahun. Selain itu, 95 orang karyawan kontrak tersebut juga tidak didaftarkan sebagai peserta Jamsostek oleh pihak perusahaan.
“Kami meminta pihak perusahaan untuk memenuhi tuntutan pengangkatan sebagai karyawan tetap bagi 95 orang rekan kami. Selain itu, mereka juga harus didaftarkan sebagai peserta Jamsostek karena sudah bekerja lama di perusahaan ini,” ungkapnya.

Wednesday, December 11, 2013

6 Bulan Tak Digaji, Ketua Serikat Pekerja Lapor Polisi

Disaat jutaan buruh di Indonesia telah mendapat kepastian nilai upah untuk tahun 2014, seorang buruh di Mojokerto sudah 6 bulan belum menerima gaji. Sang buruh yang juga ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Mojokerto itu akhirnya mengadukan nasibnya ke Polres Mojokerto.

Dia adalah Ahmad Suharjono (36) warga Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Ahmad mengaku sudah 14 tahun bekerja di PT HP Metal Indonesia, yang berlokasi di kawasan Ngoro Industri, Kecamatan Ngoro, Mojokerto.

Upah di bawah UMK, Buruh Pabrik Alas Kaki Demo

Aksi unjuk rasa ratusan buruh pabrik alas kaki PT Ode Cipta Semesta di kawasan industri Buduran Kabupaten Sidoarjo dengan cara mogok kerja kondisinya memanas.

Aksi yang sudah berjalan tiga minggu ini justru ditanggapi manajemen dengan memasukkan pekerja baru sehingga polisi harus berjaga agar tidak terjadi gesekan, Selasa (10/12).

Aksi unjuk rasa ini dilakukan dengan tuntutan agar perusahaan membayar upah mereka sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK) yang ditetapkan.